Iphintt.or.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem haji dan umrah nasional. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah dengan memberangkatkan 50 nasabah Tabungan Haji BSI terpilih ke Tanah Suci sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas sekaligus upaya meningkatkan literasi masyarakat terhadap pentingnya perencanaan ibadah haji sejak dini.
Program apresiasi ini menjadi bagian dari strategi BSI untuk mendorong semakin banyak masyarakat mempersiapkan perjalanan ibadah haji melalui perencanaan keuangan yang matang. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI menilai penguatan ekosistem haji tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan, tetapi juga mencakup edukasi, pendampingan, hingga penyediaan berbagai solusi keuangan syariah yang mendukung kebutuhan calon jemaah.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan layanan haji dan umrah mengingat jumlah penduduk muslim yang besar serta tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Karena itu, BSI terus menghadirkan berbagai inovasi agar masyarakat dapat mempersiapkan biaya haji secara lebih mudah, aman, dan terencana.
Menurut Anton, Tabungan Haji BSI tidak hanya menjadi instrumen untuk mengumpulkan dana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya perencanaan keuangan syariah di tengah masyarakat. Melalui produk tersebut, nasabah dapat menabung secara bertahap hingga memenuhi persyaratan setoran awal untuk memperoleh nomor porsi haji.
Selain memberikan kemudahan dalam menabung, BSI juga terus mengembangkan layanan digital yang terintegrasi dengan sistem penyelenggaraan haji nasional. Integrasi tersebut memungkinkan proses pendaftaran haji berlangsung lebih praktis, transparan, dan efisien sehingga memberikan kenyamanan bagi calon jemaah.
Program pemberangkatan 50 nasabah terpilih juga menjadi bentuk penghargaan kepada nasabah yang secara konsisten mempercayakan perencanaan ibadah hajinya kepada BSI. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mulai mempersiapkan biaya haji sejak usia produktif mengingat masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia yang relatif panjang.
Saat ini, BSI merupakan salah satu bank penerima setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPS-BPIH) yang dipercaya pemerintah. Peran tersebut menempatkan BSI sebagai salah satu institusi strategis dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui layanan keuangan syariah yang terintegrasi dengan ekosistem haji nasional.
Penguatan ekosistem haji juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang tengah menyiapkan regulasi untuk mengoptimalkan potensi ekonomi haji dan umrah. Sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, penyelenggara perjalanan ibadah, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang semakin kuat sehingga manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haji dan umrah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.
Bagi daerah, termasuk Nusa Tenggara Timur, penguatan ekosistem tersebut membuka peluang bagi peningkatan literasi keuangan syariah sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat mempersiapkan ibadah haji melalui tabungan yang terencana. Di sisi lain, pelaku usaha lokal juga berpeluang menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan jemaah, mulai dari produk halal, perlengkapan ibadah, hingga berbagai layanan pendukung lainnya.
Melalui berbagai inovasi layanan dan program apresiasi kepada nasabah, BSI berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan jumlah masyarakat yang siap berhaji secara finansial sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem haji dan umrah Indonesia yang semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan.(nsl)
Sumber: Internet











