Kapolres TTS Ajak IPHI Perkuat Kolaborasi, Kenalkan Layanan Hotline 110 untuk Masyarakat

kapolres tts fx1

Iphintt.or.id, Soe – Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) mengajak Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten TTS untuk membangun kerja sama dan komunikasi yang semakin erat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan Kapolres TTS dalam acara pelantikan Pengurus Daerah IPHI Kabupaten TTS yang berlangsung di Kota Soe, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati TTS Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., Ketua Pengurus Wilayah IPHI NTT Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., jajaran Pengurus Wilayah IPHI NTT, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya. Dalam sambutannya, Kapolres TTS menyampaikan sejumlah program pelayanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Salah satunya adalah layanan Hotline 110, yang disiapkan sebagai saluran komunikasi cepat masyarakat dengan pihak kepolisian. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi 110 untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan laporan yang memerlukan penanganan kepolisian, antara lain ketika terjadi kecelakaan lalu lintas, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), maupun berbagai kejadian lainnya yang membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat ketika mengalami kondisi darurat atau membutuhkan bantuan di perjalanan, termasuk ketika kendaraan mengalami mogok di jalan. Dengan adanya layanan Hotline 110, masyarakat diharapkan tidak mengalami kebingungan ketika membutuhkan bantuan kepolisian. Saluran tersebut menjadi salah satu bentuk upaya kepolisian untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Kapolres juga mengajak jajaran Pengurus Daerah IPHI TTS untuk ikut membangun komunikasi dan kerja sama dengan Polres TTS. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan seperti IPHI memiliki jaringan dan kedekatan dengan masyarakat yang dapat menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Dalam suasana pelantikan yang berlangsung akrab, Kapolres membuka ruang komunikasi bagi Pengurus Daerah IPHI TTS apabila dalam menjalankan kegiatan organisasi menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan koordinasi dengan pihak kepolisian. Ia juga menyampaikan bahwa jajaran IPHI dapat berkomunikasi dengan pihak Polres TTS apabila terdapat kendala yang membutuhkan dukungan atau penanganan kepolisian. Bagi IPHI TTS, ajakan tersebut menjadi peluang untuk memperkuat sinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dan keamanan di daerah. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung dalam kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi komunikasi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ketua PW IPHI NTT, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., menyambut baik ruang kolaborasi yang ditawarkan Kapolres TTS. Menurutnya, membangun kemitraan dengan berbagai elemen merupakan bagian dari upaya IPHI untuk terus hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat. Pelantikan Pengurus Daerah IPHI TTS dengan kehadiran Bupati dan Kapolres TTS sekaligus menunjukkan terbukanya ruang sinergi antara IPHI, pemerintah daerah dan kepolisian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kegiatan-kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui kepengurusan yang baru, IPHI TTS diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan membangun persaudaraan, memperkuat pelayanan kepada umat, serta menjadi bagian dari elemen masyarakat yang ikut menciptakan kehidupan sosial yang aman, tertib dan harmonis di Kabupaten Timor Tengah Selatan.(nsl)

Bupati TTS Tegaskan Dukungan untuk Pengurus IPHI yang Baru Dilantik, Ajak Perkuat Kolaborasi

IMG 20260822 WA0058 02

Iphintt.or.id, Soe – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, S.IP., S.H., M.H., menegaskan dukungannya terhadap keberadaan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten TTS yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi umat sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Hal tersebut disampaikan Bupati Eduard Markus Lioe dalam acara pelantikan Pengurus Daerah IPHI Kabupaten TTS yang berlangsung di Kota Soe, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pengurus Wilayah IPHI NTT, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., bersama jajaran pengurus wilayah, Kapolres TTS, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Dalam arahannya, Bupati TTS menyampaikan bahwa kepengurusan IPHI yang baru dilantik diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan organisasi, tetapi mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.Ia meminta para pengurus dapat menjadikan amanah organisasi sebagai kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan umat dan masyarakat Kabupaten TTS secara keseluruhan. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah merupakan bagian penting dalam menghadirkan program yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.Karena itu, Bupati mengajak Pengurus Daerah IPHI TTS untuk terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi IPHI untuk ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di daerah. Dukungan tersebut mendapat respons positif dari jajaran Pengurus Wilayah IPHI NTT. Kehadiran langsung kepala daerah dalam pelantikan dinilai menjadi energi positif bagi pengurus yang baru untuk segera bekerja dan menjalankan amanah organisasi. Ketua PW IPHI NTT, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten TTS terhadap keberadaan IPHI. Menurutnya, hubungan yang baik antara IPHI dan pemerintah daerah akan menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program yang berorientasi pada pelayanan dan kemaslahatan umat. Suasana keakraban yang terbangun dalam pelantikan tersebut juga memperlihatkan terbukanya ruang komunikasi antara IPHI, pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama dan masyarakat. Kolaborasi lintas elemen tersebut diharapkan dapat terus diperkuat setelah kepengurusan IPHI TTS mulai menjalankan tugasnya. Bagi IPHI NTT, dukungan dari pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperkuat keberadaan organisasi di tengah masyarakat. IPHI diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para alumni haji, tetapi juga mampu mengambil peran dalam pembinaan umat dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Dengan semangat haji mabrur sepanjang hayat, Pengurus Daerah IPHI Kabupaten TTS diharapkan mampu menerjemahkan amanah organisasi melalui kerja nyata, membangun persaudaraan, memperkuat sinergi, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelantikan tersebut pun menjadi awal bagi kepengurusan baru IPHI TTS untuk membangun langkah bersama, memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten TTS, dan mengambil bagian dalam memberikan pelayanan serta pengabdian kepada umat.(nsl)

Lantik Pengurus Daerah IPHI TTS, Jamaluddin Ahmad Tegaskan Legal Standing Organisasi dan Perkuat Konsolidasi Daerah

116276 02 1

Iphintt.or.id, Soe – Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menjadi bagian penting dari agenda konsolidasi organisasi IPHI di Nusa Tenggara Timur. Ketua Pengurus Wilayah IPHI NTT, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., menegaskan bahwa pengurus yang baru dilantik memiliki amanah untuk segera bekerja dan memberikan manfaat bagi umat serta masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Jamaluddin juga menegaskan posisi organisasi IPHI NTT yang memiliki legal standing yang jelas dan berada dalam satu garis kepemimpinan di bawah Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, Dr. Ir. H. Erman Suparno, M.B.A., M.Si. Menurut Jamaluddin, kejelasan legalitas dan struktur organisasi menjadi landasan penting bagi IPHI dalam menjalankan berbagai program serta membangun kemitraan dengan pemerintah maupun berbagai elemen masyarakat. “IPHI NTT mempunyai legal standing yang jelas. Tidak ada dualisme, yang ada hanya satu IPHI di bawah kepemimpinan Pak Erman Suparno,” tegas Jamaluddin dalam arahannya. Ia menilai, keberadaan Pengurus Daerah IPHI di kabupaten-kabupaten merupakan bagian penting dalam memperkuat organisasi sekaligus memperluas ruang pengabdian IPHI kepada masyarakat. Karena itu, Jamaluddin Ahmad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Pengurus Daerah IPHI Kabupaten TTS yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat pengabdian. “Selamat bekerja kepada Pengurus Daerah IPHI Kabupaten TTS. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat,” pesannya. Jamaluddin menegaskan bahwa pelantikan IPHI TTS bukanlah akhir dari proses konsolidasi, melainkan menjadi salah satu langkah awal untuk memperkuat struktur organisasi IPHI di Nusa Tenggara Timur. Pengurus Wilayah IPHI NTT, kata dia, akan terus melakukan konsolidasi dan mempersiapkan pelantikan Pengurus Daerah IPHI di sejumlah kabupaten lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar keberadaan IPHI semakin kuat dan mampu menjalankan program organisasi hingga ke tingkat daerah.Konsolidasi tersebut juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah, sehingga setiap kepengurusan tidak hanya memiliki struktur organisasi yang lengkap, tetapi juga mampu bergerak menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing. Bagi Jamaluddin, penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan penguatan pengabdian. IPHI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para alumni haji, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat. Pelantikan Pengurus Daerah IPHI TTS pun menjadi bagian dari semangat tersebut. Dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, konsolidasi IPHI NTT akan terus dilanjutkan menuju kabupaten-kabupaten lainnya. “Kita akan terus melakukan pelantikan Pengurus Daerah di beberapa kabupaten. Ini bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan memastikan IPHI hadir di tengah umat,” ujar Jamaluddin. Dengan semakin kuatnya struktur organisasi di daerah, PW IPHI NTT berharap semangat haji mabrur sepanjang hayat dapat diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan kepada umat, serta kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.(nsl)

Rombongan IPHI NTT Bertolak ke Soe, Ketua Wilayah IPHI NTT Jamaluddin Ahmad Pimpin Langsung Pelantikan Pengurus Daerah IPHI TTS

1. Rombongan

Iphintt.or.id, Kupang – Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Nusa Tenggara Timur bertolak menuju Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Sabtu (22/8/2026), untuk melaksanakan pelantikan Pengurus Daerah IPHI Kabupaten Timor Tengah Selatan. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah IPHI NTT, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., didampingi Sekretaris PW IPHI NTT, H. Muhammad Moa, S.Ag., serta sejumlah jajaran pengurus yang terdiri dari wakil-wakil ketua, wakil sekretaris, bendahara dan anggota Pengurus Wilayah IPHI NTT. Perjalanan dari Kupang menuju Kota Soe diperkirakan menempuh waktu sekitar tiga jam. Rombongan dijadwalkan tiba di Kota Soe sekitar pukul 09.00 WITA untuk selanjutnya mengikuti rangkaian agenda pelantikan Pengurus Daerah IPHI Kabupaten TTS. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi organisasi IPHI di Nusa Tenggara Timur, sekaligus tindak lanjut dari amanah Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, Dr. Ir. H. Erman Suparno, M.B.A., M.Si., kepada jajaran Pengurus Wilayah IPHI NTT untuk terus memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat daerah. Amanah tersebut sebelumnya disampaikan dalam rangkaian pelantikan Pengurus Wilayah IPHI NTT di Hotel Aston Kupang, ketika jajaran pengurus wilayah menerima mandat untuk memperkuat struktur organisasi, membangun koordinasi dengan pengurus daerah, serta memastikan keberadaan IPHI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Karena itu, keberangkatan Ketua Wilayah bersama jajaran Pengurus Wilayah IPHI NTT ke Kabupaten TTS tidak hanya menjadi agenda pelantikan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi bagian dari langkah nyata untuk menjalankan amanah tersebut melalui konsolidasi organisasi di daerah. Kehadiran langsung Ketua Wilayah IPHI NTT bersama jajaran pengurus diharapkan dapat mempererat hubungan antara Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah, sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan program-program IPHI di Kabupaten TTS. Pelantikan Pengurus Daerah IPHI Kabupaten TTS rencananya juga akan dihadiri Bupati Timor Tengah Selatan, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kehadiran pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membuka ruang sinergi antara IPHI dengan pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat pembinaan umat serta menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan di Kabupaten TTS. Bagi Pengurus Wilayah IPHI NTT, penguatan kepengurusan di tingkat daerah merupakan bagian penting dari konsolidasi organisasi. Dengan struktur yang semakin kuat hingga kabupaten, IPHI diharapkan mampu membangun pelayanan, pembinaan, dan kegiatan yang lebih dekat dengan para alumni haji serta masyarakat. (nsl)

Erman Suparno Perkuat Peran IPHI dalam Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Foto Erman Suparno 2

Iphintt.or.id, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI), Dr. Ir. H. Erman Suparno, M.B.A., M.Si., menegaskan pentingnya peran IPHI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan memberdayakan masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif. Hal tersebut disampaikan Erman Suparno dalam pertemuan konsolidasi dan kolaborasi IPHI bersama Forum Indonesia Emas (Formasi) di Jakarta, Jumat (7/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi sekaligus membangun langkah bersama agar keberadaan organisasi dapat memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat. Menurut Erman, IPHI memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jaringan organisasi yang tersebar di berbagai daerah dapat menjadi kekuatan untuk membangun kolaborasi, mengembangkan potensi lokal, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk tumbuh secara mandiri. Bagi Erman, ekonomi kerakyatan tidak boleh hanya menjadi gagasan, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Karena itu, pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah menjadi salah satu ruang yang dapat dikembangkan melalui sinergi IPHI dengan berbagai pihak. Penguatan UMKM dinilai penting karena sektor tersebut tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki peran dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian di tingkat lokal. Karena itu, IPHI diharapkan tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga mampu membangun ekosistem pemberdayaan yang membuat masyarakat memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraannya. Semangat tersebut sejalan dengan cara pandang Erman Suparno terhadap keberadaan IPHI sebagai organisasi keumatan. Menurut arah yang dibangunnya, keberadaan IPHI tidak berhenti pada silaturahmi para alumni haji, tetapi harus terus berkembang menjadi kekuatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. Dalam konteks ini, para anggota dan jaringan IPHI di berbagai daerah dapat mengambil peran dengan membangun jejaring usaha, mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai pihak, membuka akses pemasaran, serta mendorong kolaborasi yang dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Pendekatan tersebut juga membuka ruang bagi IPHI di daerah untuk mengembangkan program sesuai dengan potensi dan karakter masyarakat setempat. Setiap daerah memiliki sumber daya dan kekuatan ekonomi yang berbeda, sehingga pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan dengan melihat kebutuhan dan potensi lokal. Dengan demikian, semangat ekonomi kerakyatan yang menjadi perhatian IPHI dapat diterjemahkan dari tingkat pusat hingga daerah. Organisasi diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempertemukan potensi masyarakat dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, maupun berbagai mitra lainnya. Bagi IPHI, pemberdayaan ekonomi masyarakat juga memiliki makna yang lebih luas. Nilai haji mabrur sepanjang hayat tidak hanya tercermin dalam kehidupan pribadi setelah kembali dari Tanah Suci, tetapi juga melalui kepedulian, kebermanfaatan dan kontribusi nyata kepada sesama. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya IPHI untuk terus hadir, membersamai, dan melayani umat. Melalui kolaborasi dan pemberdayaan, IPHI diharapkan dapat ikut membangun masyarakat yang lebih mandiri sekaligus memberikan manfaat yang semakin luas bagi umat.(nsl)

Erman Suparno Dorong IPHI Perkuat Ketahanan Pangan, Potensi Daerah Harus Dioptimalkan

pangan iphi edited

Iphintt.or.id, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI), Dr. Ir. H. Erman Suparno, M.B.A., M.Si., mendorong IPHI untuk mengambil peran lebih nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan potensi daerah dan pemberdayaan masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan Erman Suparno dalam pertemuan konsolidasi dan kolaborasi IPHI bersama Forum Indonesia Emas (Formasi) di Jakarta, Jumat (7/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan menerjemahkan berbagai kesepakatan organisasi ke dalam program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurut Erman, persoalan ketahanan pangan tidak cukup hanya dibicarakan dalam forum atau dituangkan dalam sebuah kesepakatan. Dibutuhkan langkah konkret, kerja bersama, serta kolaborasi teknis agar potensi yang dimiliki Indonesia dapat benar-benar dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dan sumber kesejahteraan masyarakat. “Jangan bicara ketahanan pangan kalau tidak dikerjakan secara serius,” tegas Erman. Ia mengatakan, Indonesia memiliki sumber daya yang sangat besar untuk mendukung ketahanan pangan. Karena itu, berbagai sektor produktif seperti pertanian, perikanan, perkebunan, tanaman pangan, peternakan hingga pengembangan komoditas jagung perlu mendapatkan perhatian dan dikembangkan secara serius. Bagi Erman, penguatan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan bagaimana menghasilkan bahan pangan dalam jumlah yang cukup, tetapi juga bagaimana masyarakat di berbagai daerah dapat terlibat dan memperoleh manfaat ekonomi dari proses tersebut. Karena itu, pendekatan yang didorong IPHI tidak berhenti pada gagasan, tetapi diarahkan pada pengembangan program yang dapat dilakukan secara nyata di lapangan melalui kerja sama dan pemberdayaan masyarakat. Arah tersebut sejalan dengan gagasan yang selama ini dibawa Erman Suparno dalam memandang peran IPHI. Organisasi tidak hanya ditempatkan sebagai wadah silaturahmi para alumni haji, tetapi juga sebagai organisasi keumatan yang dapat memberikan kontribusi lebih luas bagi masyarakat. Pemberitaan sebelumnya mengenai program IPHI juga mencatat perhatian organisasi terhadap ekonomi kerakyatan dan program pangan berbasis masyarakat. Erman menilai, potensi yang ada di setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, penguatan ketahanan pangan harus memberi ruang bagi daerah untuk mengembangkan sumber daya sesuai dengan keunggulan masing-masing. Pandangan tersebut membuka ruang bagi jajaran IPHI di seluruh Indonesia untuk menerjemahkan arah program nasional sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Dengan semangat konsolidasi dan kolaborasi, IPHI diharapkan dapat ikut mendorong lahirnya berbagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Bagi IPHI Nusa Tenggara Timur, arah tersebut menjadi peluang untuk melihat kembali berbagai potensi daerah yang dapat dikembangkan dalam kerangka pemberdayaan umat. Pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan serta berbagai usaha produktif masyarakat merupakan sektor yang memiliki ruang untuk dikembangkan melalui kolaborasi dan pendampingan. Dengan demikian, semangat ketahanan pangan yang didorong Ketua Umum PP IPHI Erman Suparno tidak berhenti sebagai agenda di tingkat pusat, tetapi dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata di daerah sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat setempat. Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi IPHI sebagai organisasi yang ingin terus hadir di tengah masyarakat melalui karya dan pengabdian. Semangat haji mabrur sepanjang hayat tidak hanya diwujudkan melalui ibadah personal, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat. Melalui konsolidasi dan kolaborasi yang semakin kuat, Erman Suparno mendorong agar IPHI mampu mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan bangsa, termasuk ketahanan pangan. Dari pusat hingga daerah, semangat tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat kemandirian umat. (nsl)

Haru di Bandara El Tari, Ketua IPHI NTT H. Jamaluddin Ahmad Dampingi Jamaah Umrah Ameera Mekkah hingga Pintu Keberangkatan

2. Ameera 4

Iphintt.or.id, Kupang – Suasana haru menyelimuti ruang keberangkatan Bandara El Tari Kupang, Sabtu (8/8/2026), saat 20 jamaah umrah PT Ameera Mekkah Cabang NTT berpamitan dengan keluarga sebelum bertolak menuju Tanah Suci. Pelukan hangat, lambaian tangan, dan doa-doa yang lirih mengiringi langkah para jamaah menuju ruang keberangkatan. Di tengah suasana penuh emosional tersebut, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., hadir mengiringi keberangkatan para jamaah hingga pintu keberangkatan Bandara El Tari. Kehadirannya menjadi wujud kepedulian sekaligus komitmen IPHI NTT untuk terus membersamai umat dalam menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Satu per satu jamaah menyalami keluarga yang mengantar. Ada yang memeluk anak dan cucunya dengan mata berkaca-kaca, ada pula yang tak kuasa menahan haru ketika berpamitan dengan suami, istri, maupun kerabat. Di sela-sela suasana tersebut, doa terus dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan selama menjalankan ibadah umrah. Ketua IPHI NTT turut menyapa dan menyalami para jamaah dan pengurus sebelum memasuki ruang keberangkatan. Dengan penuh kehangatan, ia memberikan semangat dan doa agar seluruh rangkaian perjalanan ibadah berjalan lancar serta para jamaah kembali ke tanah air dengan membawa umrah yang makbul dan menjadi pribadi yang lebih baik. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sehari sebelumnya jamaah telah mengikuti prosesi pelepasan resmi di Aula Arafah Asrama Haji Kupang yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, H. Hasan Manuk, S.Pd., M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, Hasan Manuk telah mengingatkan kepada seluruh jamaah dan penyelenggara agar senantiasa menjaga nama baik Nusa Tenggara Timur selama berada di Tanah Suci. Pesan itu tidak hanya menjadi bekal moral yang mengiringi perjalanan para jamaah, tetapi juga sebagai penyemangat menuju ke Baitullah untuk meraih predikat sebagai umrah mabrurah. Sebagai kelanjutan dari pembinaan tersebut, Ketua IPHI NTT Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M. hadir langsung di Bandara El Tari untuk mengiringi keberangkatan para jamaah hingga menuju Tanah Suci. Jika pemerintah telah memberikan pelepasan dan pembekalan resmi kepada jamaah, maka IPHI NTT hadir melanjutkan dukungan tersebut melalui perhatian, doa, dan pendampingan hingga detik-detik terakhir sebelum para tamu Allah bertolak meninggalkan Nusa Tenggara Timur. Bagi keluarga jamaah dan Pimpinan PT. Ameera Mekkah NTT, kehadiran Pemerintah dan IPHI NTT memberikan ketenangan tersendiri. Mereka merasa orang-orang tercinta tidak berangkat sendirian, melainkan diiringi doa dan perhatian dari organisasi yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan jamaah haji dan umrah di Nusa Tenggara Timur. Menutup rangkaian kegiatan, Ketua IPHI NTT menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan PT Ameera Mekkah Cabang NTT, Hardiana Nasrullah, SM., atas kepercayaan yang diberikan kepada IPHI NTT untuk turut mengiringi keberangkatan jamaah hingga ke Bandara El Tari Kupang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, penyelenggara perjalanan ibadah, dan organisasi kemasyarakatan Islam merupakan modal penting dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi umat. Ia berharap kemitraan yang telah terjalin antara Pemerintah, IPHI NTT, dan PT Ameera Mekkah dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan pembinaan, edukasi, serta pendampingan jamaah haji dan umrah di Nusa Tenggara Timur. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Di momen yang sama, Ketua IPHI NTT juga menegaskan bahwa komitmen organisasi dalam melayani umat tidak terbatas pada satu penyelenggara perjalanan ibadah. IPHI NTT terbuka untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah lainnya yang telah resmi dan memiliki izin operasional di Nusa Tenggara Timur seperti PT Ameera Mekkah NTT ini. Menurutnya, semakin luas sinergi yang dibangun, semakin besar pula ruang bagi IPHI NTT untuk berkontribusi dalam memberikan pembinaan, pendampingan, dan pelayanan kepada masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji maupun umrah. Semangat tersebut merupakan bagian dari komitmen IPHI NTT untuk hadir, membersamai, dan melayani umat, sekaligus menjadi mitra pemerintah dan para penyelenggara perjalanan ibadah dalam meningkatkan kualitas pelayanan jamaah di Nusa Tenggara Timur. Bagi IPHI NTT, melayani jamaah bukan hanya ketika mereka telah kembali dari Tanah Suci, tetapi juga sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tengah keluarga dan masyarakat. Semangat kebersamaan itulah yang akan terus menjadi bagian dari pengabdian IPHI NTT dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat. Akhirnya, tibalah saatnya 20 jamaah meninggalkan Bandara El Tari. Lambaian tangan dan doa keluarga masih mengiringi dari balik kaca terminal, bersamaan dengan deru pesawat yang perlahan membawa mereka menuju Tanah Suci. Terima kasih PT Ameera Mekkah NTT atas sinerginya bersama IPHI NTT. Selamat jalan para tamu Allah. Semoga perjalanan dimudahkan, seluruh rangkaian ibadah dilancarkan, dan sekembalinya ke tanah air nanti membawa predikat umrah yang mabrurah. (nsl) Penulis : Nursalim Foto: Humas IPHI NTT

Mengantar Tamu Allah ke Tanah Suci, Ketua IPHI NTT Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M. Iringi Keberangkatan Jamaah Umrah Ameera Mekkah sebagai Wujud Komitmen IPHI NTT Melayani Umat

1. Pelepasan Ameera1 scaled

Iphintt.or.id, Kupang – Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M., mengiringi keberangkatan 20 jamaah umrah PT. Ameera Mekkah Cabang NTT di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (8/8/2026). Kehadiran Ketua IPHI NTT menjadi wujud komitmen organisasi dalam memberikan dukungan moral dan doa kepada para jamaah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai prosesi keberangkatan. Sebelum memasuki ruang keberangkatan, Ketua IPHI NTT menyempatkan diri bersalaman dengan para jamaah serta keluarga yang mengantar, sembari mendoakan agar seluruh rangkaian perjalanan ibadah diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan hingga kembali ke tanah air. Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, M.M. menyampaikan bahwa mengantarkan tamu Allah menuju Tanah Suci merupakan sebuah kehormatan sekaligus bentuk pelayanan kepada umat. Menurutnya, jamaah yang berangkat menunaikan ibadah umrah bukan hanya membawa doa untuk diri dan keluarga, tetapi juga membawa nama baik daerah dan bangsa Indonesia di hadapan umat Islam dari berbagai negara. “Perjalanan ke Tanah Suci adalah perjalanan ibadah. Jagalah niat, jaga kekompakan, saling membantu antarsesama jamaah, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk memperbanyak ibadah. Semoga seluruh jamaah diberi kesehatan, kemudahan dalam beribadah, serta kembali ke tanah air sebagai pribadi yang lebih baik dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun masyarakat,” pesannya. Ia juga mengajak para jamaah untuk senantiasa menjaga akhlak, disiplin, serta menaati seluruh arahan pembimbing selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, sikap santun dan saling menghormati merupakan cerminan karakter masyarakat Nusa Tenggara Timur yang patut dipertahankan di mana pun berada. Lebih lanjut, Jamaluddin Ahmad menegaskan bahwa IPHI NTT akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai wadah silaturahmi para haji dan hajjah, tetapi juga sebagai mitra umat dalam memberikan pembinaan, pendampingan, dan dukungan terhadap pelaksanaan ibadah haji maupun umrah. “IPHI hadir untuk melayani umat. Karena itu, kami merasa terpanggil untuk mengiringi dan mendoakan saudara-saudara kita yang berangkat memenuhi panggilan Allah SWT. Semoga mereka diberikan kemudahan dalam setiap tahapan ibadah dan kembali dengan membawa umrah yang makbul,” ujarnya. Pimpinan PT Ameera Mekkah Cabang NTT menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua IPHI NTT yang turut mengiringi keberangkatan jamaah hingga Bandara El Tari. Kehadiran tersebut dinilai menjadi penyemangat bagi para jamaah sekaligus mempererat sinergi antara penyelenggara perjalanan ibadah umrah dengan IPHI NTT dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebanyak 20 jamaah umrah PT Ameera Mekkah Cabang NTT dijadwalkan bertolak dari Kupang menuju Jakarta sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah untuk menunaikan rangkaian ibadah umrah. Keberangkatan tersebut menandai dimulainya perjalanan spiritual para tamu Allah menuju Tanah Suci. IPHI NTT berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga nama baik Nusa Tenggara Timur dan Indonesia, serta kembali ke tanah air dengan membawa semangat kemabruran yang memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah. (nsl) Penulis: Nursalim Foto: Humas IPHI NTT

IPHI NTT Hadiri Pelepasan Jamaah Umrah Ameera Mekkah, Hasan Manuk Ingatkan Pentingnya Menjaga Nama Baik NTT

1. Ameera

Iphintt.or.id, Kupang – Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadiri acara pelepasan 20 jamaah umrah PT. Ameera Mekkah Cabang Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Aula Arafah Asrama Haji Kupang, Jumat (7/8/2026). Prosesi pelepasan jamaah dipimpin dan dilakukan secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, H. Hasan Manuk, S.Pd., M.Pd., serta dihadiri Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kupang, H. Marhaban Adhang, S.HI., para tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, keluarga jamaah, dan pengurus IPHI NTT. Seluruh jamaah dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kehadiran IPHI NTT dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus mendukung pembinaan jamaah haji dan umrah serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, penyelenggara perjalanan ibadah, dan berbagai elemen umat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada calon tamu Allah. Acara diawali dengan lantunan talbiyah dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebelum dilanjutkan dengan sambutan Pimpinan PT Ameera Mekkah Cabang NTT, Hardiana Nasrullah, SM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat kepada PT. Ameera Mekkah serta menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan yang amanah, profesional, nyaman, dan transparan. Menurutnya, melayani tamu Allah bukan sekadar profesi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Ia juga berharap kehadiran PT Ameera Mekkah di NTT dapat menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah dan haji khusus. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kupang, H. Marhaban Adhang, dalam sambutannya mengingatkan seluruh jamaah agar meluruskan niat, memperbanyak ibadah selama berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta menjaga kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian perjalanan umrah. Ia menegaskan bahwa perjalanan ke Tanah Suci bukanlah wisata, melainkan ibadah yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Marhaban Adhang juga mengajak jamaah untuk selalu menjaga adab dan sopan santun selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, sikap ramah, tertib, dan saling menghormati merupakan cerminan karakter umat Islam Indonesia yang harus terus dijaga di hadapan umat Islam dari berbagai negara. “Tunjukkan perilaku kita di Tanah Haram bahwa Indonesia adalah bangsa yang beradab, ramah, dan santun. Jadilah duta bangsa yang menjaga nama baik Indonesia di hadapan umat Islam dari berbagai negara,” pesannya kepada para jamaah. Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, H. Hasan Manuk, menyampaikan apresiasi atas hadirnya PT Ameera Mekkah sebagai salah satu penyelenggara perjalanan ibadah umrah resmi di Nusa Tenggara Timur. Ia berharap seluruh penyelenggara perjalanan ibadah senantiasa menjaga amanah, mengutamakan pelayanan kepada jamaah, serta tidak mengabaikan hak-hak jamaah demi mengejar keuntungan semata. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga karena sekali kepercayaan itu hilang, akan sangat sulit untuk dipulihkan kembali. Hasan Manuk juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah. Ia menilai kekompakan antara jamaah dan pembimbing menjadi salah satu kunci agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan memberikan pengalaman spiritual yang bermakna. “Senyum berangkat, senyum pulang. Senyum bersama dalam kesederhanaan jauh lebih indah daripada tertawa sendiri dalam kemewahan. Kebersamaan akan membuat segala sesuatu menjadi lebih ringan,” ujarnya. Menutup arahannya, Hasan Manuk mengingatkan agar seluruh pihak, baik penyelenggara maupun jamaah, bersama-sama menjaga nama baik Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, NTT telah menunjukkan prestasi membanggakan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 melalui tingkat penyerapan kuota yang tinggi serta keberhasilan seluruh jamaah kembali ke daerah dalam keadaan selamat. Capaian tersebut, kata dia, menjadi reputasi yang harus dipertahankan melalui pelayanan yang amanah, kedisiplinan, serta perilaku yang mencerminkan citra positif masyarakat NTT selama berada di Tanah Suci. Bagi IPHI NTT, kegiatan pelepasan jamaah seperti ini bukan sekadar seremoni keberangkatan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan umat agar setiap jamaah mampu melaksanakan ibadah dengan baik, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta kembali ke tanah air sebagai pribadi yang membawa nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan bermasyarakat. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz H. Muhammad Nur Nazli, S.Ag, memohon agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air dengan membawa umrah yang makbul dan penuh keberkahan. (nsl) Penulis Berita: Nursalim Foto: Humas PW IPHI NTT

Disambut Hangat Kesbangpol, IPHI NTT Paparkan Eksistensi Organisasi dan Program Kerja ke Depan

1.Kes

Iphintt.or.id –  Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi NTT pada Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WITA. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PW IPHI NTT, Drs. H. Jamaluddin Ahmad, MM, bersama jajaran pengurus wilayah. Kehadiran rombongan IPHI NTT disambut hangat oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT, Noldy Hosea Pellokila, S.Sos., MM, di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW IPHI NTT menyampaikan laporan mengenai eksistensi dan perkembangan organisasi IPHI di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia menjelaskan bahwa IPHI terus berkomitmen menjadi wadah persaudaraan bagi para haji sekaligus berperan aktif dalam pembinaan umat, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. “IPHI hadir bukan hanya sebagai organisasi yang menghimpun para alumni haji, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis,” ujar H. Jamaluddin Ahmad. Selain melaporkan kondisi organisasi saat ini, Ketua IPHI NTT juga memaparkan sejumlah rencana program kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang, baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota se-NTT. Program-program tersebut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata IPHI bagi masyarakat. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT, Noldy Hosea Pellokila, S.Sos., MM, menyambut baik laporan dan berbagai rencana yang disampaikan oleh pengurus IPHI NTT. Ia mengapresiasi keberadaan IPHI sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki potensi besar dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis. Menurutnya, pemerintah daerah melalui Kesbangpol selalu membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan yang memiliki komitmen untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah. Ia berharap IPHI NTT terus memperkuat peran organisasinya hingga ke tingkat kabupaten dan kota sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Audiensi tersebut diakhiri dengan sesi diskusi dan ramah tamah yang berlangsung penuh kehangatan. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara PW IPHI NTT dan Pemerintah Provinsi NTT, sekaligus membuka peluang sinergi dalam pelaksanaan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara IPHI NTT dan Kesbangpol Provinsi NTT, diharapkan berbagai program pembinaan umat, penguatan organisasi, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang akan dijalankan IPHI dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah demi mewujudkan masyarakat Nusa Tenggara Timur yang harmonis, religius, dan berwawasan kebangsaan.(nsl)   Kontributor Berita: Nursalim Foto: Humas PW IPHI NTT