Akhiri Dualisme! IPHI Kaltim dan Samarinda Kini Resmi Bergabung dengan IPHI Pimpinan Erman Soeparno

Iphintt.or.id – Polemik kepengurusan yang selama ini mewarnai Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Kalimantan Timur akhirnya mencapai titik penyelesaian. Setelah sempat mengalami dualisme, IPHI Provinsi Kalimantan Timur dan IPHI Kota Samarinda kini resmi berada dalam satu barisan di bawah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IPHI pimpinan Erman Soeparno. Penyatuan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi di daerah sekaligus menegaskan berakhirnya perbedaan kepengurusan yang sebelumnya sempat terjadi. Kepastian itu disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Samarinda pada Selasa (26/8/2025), di mana pengurus IPHI Kalimantan Timur menegaskan bahwa kepengurusan yang mereka jalankan telah memperoleh Surat Keputusan (SK) resmi dari DPP IPHI. Ketua DPD IPHI Kalimantan Timur, Surpani Sulaiman, mengatakan bahwa dengan diterbitkannya SK dari DPP IPHI pimpinan Erman Soeparno, maka tidak ada lagi dualisme dalam tubuh organisasi di Kalimantan Timur maupun Kota Samarinda. Seluruh jajaran pengurus diharapkan dapat mengedepankan semangat persaudaraan dan bersama-sama membangun organisasi agar semakin bermanfaat bagi umat. Menurutnya, IPHI sebagai wadah berhimpunnya para haji memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga ukhuwah, memperkuat nilai-nilai kemabruran haji sepanjang hayat, serta menjadi mitra pemerintah dalam berbagai program pembinaan masyarakat. Karena itu, seluruh perbedaan yang pernah terjadi diharapkan dapat diakhiri demi kemajuan organisasi. Ketua DPC IPHI Kota Samarinda, Sri Agustina, juga menyambut baik berakhirnya dualisme tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan konsolidasi internal sekaligus menyusun kepengurusan secara lengkap agar roda organisasi dapat berjalan lebih efektif. Selain melakukan penguatan internal, pengurus juga akan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkenalkan kepengurusan yang telah memperoleh legitimasi dari DPP IPHI, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program sosial, keagamaan, dan pembinaan jamaah haji. Dalam waktu dekat, DPD IPHI Kalimantan Timur juga akan menggelar pengukuhan pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pengukuhan tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya organisasi yang semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pengurus juga menegaskan komitmennya menjaga marwah organisasi. Apabila masih terdapat pihak-pihak yang mengatasnamakan IPHI tanpa memiliki legalitas dari DPP IPHI, maka persoalan tersebut akan diselesaikan sesuai mekanisme organisasi dan ketentuan hukum yang berlaku. Berakhirnya dualisme di Kalimantan Timur menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga besar IPHI di seluruh Indonesia. Penyatuan ini diharapkan semakin memperkuat langkah organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP IPHI Erman Soeparno dalam mewujudkan IPHI sebagai organisasi yang modern, profesional, serta berperan aktif dalam pembinaan haji mabrur sepanjang hayat dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan bersatunya kepengurusan di Kalimantan Timur dan Samarinda, IPHI diharapkan dapat lebih fokus menjalankan program-program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembinaan anggota, pemberdayaan umat, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa melalui semangat pengabdian para alumni haji. Artikel ini telah terbit sebelumnya di regional.compas.com
